FIRST LOVE [1/2]

First Love

Writer/Author : @flyulsic(Dey)

Main Cast: Kwon Yuri, Tiffany Hwang, Jessica Jung

Other Cast: Im Yoona, Seohyun

Genre: Gender Bender, Friendship, Sad.

[1’/TWOSHOOT]

Continued from ‘LOVABLE’

“Aku akan menunggunya sampai kau dapat mengatakan kau mencintaiku tulus dari dalam hatimu.. aku juga mengerti,, untuk saat ini hatimu memang bukan untukku.. tapi.. aku yakin,, suatu saat nanti kau akan melakukannya..” jawab Tiffany.

Yuripun memeluk Tiffany dengan senyum bahagianya.. setidaknya ia tak ingin mengecewakan orang yang mencintainya.. karena Yuri begitu sadar.. mencintai seseorang itu begitu menyulitkan.. dan begitu menyakitkan ketika orang yang dicintainya menghianatinya…

“Aku tak ingin kehilanganmu.. tetaplah bersamaku..” ucap Yuri ditengah pelukannya.

“Aku akan menunggumu..” jawab Tiffany.

 

 

 

 

Normal POV

Semakin hari Yuri dan Tiffany semakin dekat,, meskipun Yuri belum bisa mengatakan cinta pada Tiffany.. tapi,, ia dengan sabar menunggunya,, menunggu dimana Yuri dapat mencintainya setulus hati…

Berbeda dengan Keharmonisan hubungan Yuri dan Tiffany.. Hubungan Jessica dan Yoona malah terlihat semakin memburuk,,

Sampai suatu hari..

Jessica melihat Yoona sedang bersama yeoja lain..

Jessica POV

Siapa yeoja itu? Bukankah Yoona bilang jika ia sedang ada acara bersama keluarganya? Tapi kenapa ia malah bersama yeoja itu..

Aku harus mendapat penjelasannya,, apa ia membohongiku??

“Yoongie..?” tanyaku saat menghampiri meja Yoona bersama seorang yeoja di bar ini.

“S,,s,,siapa kau?” tanya Yoona padaku.

OMO! Ia tak mengenaliku?? Apa maksudnya??

“Yoong aku Jessica,, pacarmu.. apa kau lupa padaku?” tanyaku.

“Pacar?? Oppa siapa sebenarnya orang ini?” tanya yeoja yang sedang duduk bersama Yoona.

“Ahh, Hyunnie.. mungkin orang ini salah orang.. kau jangan salah paham dulu,, aku tak mengenalnya..” ucap Yoona.

“OMO!! Yoong apa maksudmu dengan semua ini?? Kenapa kau melakukan ini padaku,,,?” tanyaku.

“Maaf noona,, mungkin anda salah orang.. pacarku ini dia,, Seohyun.. bukan anda..” ucap Yoona.

“KAU TEGA YOONG!!!” ucapku lalu berlari meninggalkannya,,,

 

Yoona kenapa kau melakukan ini padaku?? Apa salahku?? Jadi,, kau.. selama ini hanya mempermainkanku? Kenapa Yoong kenapa?? Kau berselingkuh dibelakangku.. hikss hiksss

 

Aku menangis sejadi jadinya,, sambil menjalankan mobilku yang entah kemana tujuannya ini.. dan aku aku hanya melihat sebuah Bar,, apa salahnya jika aku kesana? Aku hanya ingin melupakan semua nya.. apa yang sudah Yoona lakukan padaku..

Normal POV

Setelah jessica sampai di sebuah bar tersebut,, ia meminum beberapa botol minuman yang membuatnya mabuk,, jelas saja saat ini ia sudah mabuk berat.. salah seorang bartender yang kebingungan dengan keadaan Jessica pun berinisiatif untuk menghubungi nomor yang ada di handphone Jessica yang sedang digenggamnya..

“Yoboseyo,,” ucap bartender saat mendengar jawaban dari panggilan tersebut.

“…”

“Ne,, saya ingin memberitahukan bahwa nona pemilik nomor ini sedang mabuk berat di bar kami,, sedangkan sebentar lagi kami akan menutup bar ini..”

“…”

“Baiklah,, kami sudah menahannya untuk tidak minum lagi.. nona ini sedang sendirian,, saya khawatir. ia tidak bisa pulang sendirian..”

“…”

“Ne,, anyeong..” ucap bartender itu mematikan sambungan telfonnya.

 

Yuri POV

Astaga Jessica,, apa yang sedang terjadi padamu?? Kenapa kau mabuk-mabukan?? Ada apa sebenarnya??

 

Tanpa pikir panjang Aku langsung berangkat menuju bar yang sudah disebutkan oleh seorang bartender yang tadi menelfonku,,

Aku benar benar khawatir dengan keadaan Jessica sekarang…

 

Setelah menempuh perjalanan akupun sampai ditempat tujuan,, aku mencari Jessica saat sudah didalam Bar,,

“Maaf Tuan.. apa ada yang bisa saya bantu?” ucap salah seorang pelayan.

“Ahh,, tadi salah seorang menelfonku untuk menjemput temanku,, apa anda tau dimana temanku sekarang??” tanyaku.

“Ohh,, apa teman anda seorang perempuan dengan rambut blonde?” tanyanya.

“Ne~” jawabku.

“Ohh,, saya yang tadi menelfon anda,, sebelumnya saya minta maaf karena sudah lancang.. mari.. biar saya antar anda keruang belakang,,”

“karena Bar ini sudah tutup,, makanya saya membawanya untuk istirahat diruang belakang bar ini..” ucap bartender tersebut sambil berjalan.

 

Aku mengikutinya sampai aku tiba disebuah ruangan dan melihat Jessica yang sedang tertidur,, wajahnya memancarkan kesedihan..

Aku tak tau apa yang sebenarnya sedang terjadi padanya tapi aku dapat merasakan kesedihannya saat ini,, aku,, aku,, aku tak bisa melihatnya seperti ini,, aku tak bisa melihat Jessica terlua.. aku tak bisa,,, jauh didalam lubuk hatiku.. aku benar benar masih sangat mencintainya,,,

Aku menyimpan mobilku di bar ini dan pergi membawa Jessica menggunakan mobilnya

 

Akupun membawa Jessica ke apartemennya yang ia tinggali bersama Tiffany,,

*Teet teet teet*

Aku menekan bel pintu apartemennya tapi tak ada jawaban,, setelah sekian lama tak ada jawaban,, akhirnya akupun memasukkan password apartemennya.. karena saat itu Tiffany pernah memberikan passwordnya padaku,,

Pintupun terbuka,, aku segera membawa Jessica yang ada didalam mobilnya,, menidurkan badannnya disofa..

 

Aku segera melepas high heels yang ia kenakan,, membawa air hangat untuk mengompress kakinya,, ia benar benar menyedihkan saat ini.. entah apa yang membuatnya seperti ini..

 

Tak lama kemudian,, ia mengerang…

“engghhh…” erangnya.

“Sica,,, kau sudah sadar?” tanyaku.

Ia menatapku,, lalu…memelukku dengan begitu eratnya,,

“Yul… hikss hikss,,, hikss..” tangisnya.

“Hei Sica,, kau kenapa?? Apa yang terjadi??” tanyaku mengelus punggungnya..

“Yoongie,, hikss hikkss,,, Yul,,, hikkss Yoongie,,, hikss..” tangisnya.

Sakit. Jelas saja aku benar benar sakit saat mendengarnya menangis karena seseorang yang ia cintai,, rasanya aku ingin membunuhnya,, tapi… kenapa harus seperti ini??? Arghhh…

“Uljima,, Sica,,, aku disini,, kau tenang dulu.. aku akan mengambilkanmu minum,,..” ucapku, lalu melepaskan pelukannya bersegera untuk mengambilkan air mineral didapur apartemennya..

Tak berapa lama aku pun kembaali dan memberikan air yang sudah berisi air itu padanya..

“Minumlah,, agar kau sedikit tenang,,,” ucapku.

Ia meminum air itu hingga habis, lalu menyimpannya dimeja yang ada didepannya,,

“Jadi,, apa yang terjadi??” tanyaku.

Ia tak menjawab, lalu memelukku lagi,, sebenarnya apa yang membuatmu seperti ini Sica?

“yoongie,, hikss,, hikss Yoongie menghianatiku,, hikss hikss…”

Jleb. Aku tak sanggup mendengarnya seperti ini,, menangis karena namja yang sudah menyakitinya.. kenapa Sica begitu bodoh? Bahkan ia lebih memilih namja yang menyakitinya,, ia tak pernah melihatku yang sealu berusaha untuk selalu melindunginya,,

“Sudahalah Sica,, kau tak perlu seperti karena namja brengsek itu!!” ucapku menahan emosi.

“Aku disini sica,, aku akan melindungimu,, aku tak akan meninggalkanmu,, aku akan selalu bersamamu dan menjagamu,,” ucapku menenangkannya ‘karena aku mencintaimu,,’ lanjutku dalam hati.

Ia melepaskan pandangannya, lalu menatapku seolah bertanya,, bahwa apa yang sudah aku ucapkan itu nyata,,

“Benarkah?” tanyanya.

“Ya,, aku berjanji.. kau bisa memegang janjiku,,,” ucapku tersenyum.

Tanpa kuduga,, ia langsung mendekatkan wajahnya padaku lalu menciumku dengan begitu lembut.. entah apa yang meracuniku,, aku membalas perlakuannya,, menciumnya dengan selembut mungkin, membuatnya nyaman bersamaku saat ini..

Tapi tiba-tiba..

*Brukk*

Aku mendengar sebuah benda jatuh,,

Tiffany POV

Hari ini aku pergi keluar untuk mencari sesuatu yang menarik perhatianku,, sekaligus untuk mencari sesuatu untuk kuberikan pada Yuri,,

Saat sedang di mall aku menemukan sebuah kamera,, mengingat hobi Yuri yang senang memotret,, aku jadi terpikirkan,, mengapa aku tak membelikannya ini saja?? Aku yakin Yuri pasti menyukainya,,

Tanpa pikir panjang akupun langsung memesan kamera ini dan meminta untuk dibungkuskan dengan dus yang semenarik mungkin,,

Setelah selesai berbelanja dan berkeliling mall pun aku segera menuju parkiran tempat mobilku diparkirkan,, sudah malam ternyata.. aku terlalu keasikan berjalan jalan hingga lupa waktu hihi..

Aku memajukan mobilku untuk segera pulang kerumah,, sesaat setelah sampai di basement apartemen aku melihat mobil Jessica,, akhh akhirnya ia pulang juga kerumah,, pikirku..

Setelah aku memasukkan password apartemenku,, beetapa terkejutnya aku saat melihat pemandangan yang sedang kusaksikan secara live didepan mataku sendiri..

Yuri,,, dia,,, Yuri dan Jessica,,, mereka,,, mereka,, berciuman,, didepan mataku..

Entah apa yang sedang aku rasakan sekarang,, sakit,, jelas saja sakit,, aku benar benar tak dapat berkata apa apa,, seluruh tubuhku terasa lemas,, melihat kejadian ini… tanpa sadar,, akupun menjatuhkan dus yang kubawa tadi,, hingga membuat mereka sadar..

Yuri hendak membalikkan badannya dan menatapku dengan kaget,,,

“P,,p,,pany??” tanyanya.

“Ahh maaf mengganggu kalian…” ucapku lalu pergi berlari mninggalkan mereka, aku tak ingin mereka melihat air mataku yang akan segera terjun bebas dari tempatnya,,

 

“Pany!!…” aku mendengar Yuri memanggilku,, tapi.. aku tak menghiraukannya,, aku berari secepat mungkin untuk meninggalkan mereka..

 

Yuri POV

Aku begitu merasa bersalah dengan apa yang sudah aku lakukan tadi,, Ppany?? Bagaimana bisa aku melupakannya,, aku benar benar merasa menjadi namja yang bodoh saat ini,, aku sudah menyakitinya,, menyakitiki orang yang mencintaiku dan menungguku untuk menyatakan perasaanku padanya,, argghh! Kau bodoh Kwon Yuri!!

“Ppany,,” aku memanggilnya dan berusaha mengejarnya yang telah jauh pergi meninggalkan apartemennya,

Aku terus mengejarnya berlari sekuat tenagaku,, dan melanggar janjiku pada Jessica,, entahlah aku bingung siapa yang harus aku pilih??,, aku meninggalkan Jessica dan terus berlari mengejar Tiffany.

Hingga aku melihatnya pergi menuju taman apartemen ini,, akhirnya..

 

“Pany,, mianhae..” ucapku saat aku sudah berada dekat dengannya,,

Ia tak menjawab dan masih membelakangiku,,

Aku tau aku sudah menyakitinya,, arrgghhh bagaimana bisa aku menyakitinya?? Kau benar benar namja bodoh Yuri!!

“Ppany,,, mianhae..” ucapku sekali lagi..

“…” tetap tak ada jawaban.

Aku berlari dan memeluknya dari belakang,,

“Ppany,, beri aku kesempatan sekali lagi,, aku,, aku,, aku,,” entahlah aku bingung untuk melanjutkan ucapanku.

“Kau tak pernah salah Yul!” akhirnya ia angkat bicara.

Aku membalikan badannya,, lalu menghapus air mata yang mengalir bebeas dipipinya.

“Mianhae Ppany,,” ucapku.

“Aku,, terlalu banyak menyakitimu,,,” lanjutku.

“Ani,, kau tak pernah menyakitiku,,” ucapnya. Dan berlalu pergi meninggalkan,, dengan cepat aku menahan tangannya.

“Aku mohon,, jangan tinggalkan aku,,,” ucapku.

“Aku,, Aku,, aku,, aku mencintaimu…” ucapku dengan susah payah.

Ia melepaskan tanganku.

“Yul!,, kau tak pernah mencintaiku lebih dari seorang sahabat,, aku tau itu..” ucapnya.

“Terimakasih,, terimakasih karena kau telah mencintaiku walaupun hanya sebagai sahabat,, aku benar benar bahagia dengan itu.. semua ini memang salahku,, aku yang terlalu egois,,”

“egois untuk tetap mempertahankan cintaku padamu walaupun sudah dengan jelas kau mencintai Jessica,, kau mencintainya berbeda denganku,, kau mencintainya tulus dari dalam hatimu, kau ingin melindunginya,, ingin membuatnya nyaman bersamamu,, dan berharap ia membalas perasaannya padamu.,”

“ dan aku juga tau,, jika Jessica juga memiliki perasaan yang sama terhadapmu,, tapi ia terlalu takut untuk manyakitiku,,, ia lebih memilih untuk mengorbankan perasaannya padaku,, aku tau itu.. aku memang orang yang sangat jahat,, aku egois,, hikss aku,,, aku,, aku terlalu mementingkan perasaanku hikss,, hingga membuat orang orang tersakiti dan tersiksa karenaku hikks hikss..” tangisnya meledak, sesaat ia menyelesaikan ucapannya.

Aku memeluknya berusaha untuk menenangkannya,,

Aku,, benar benar merasa bersalah padanya, tapi bagaimana lagi?? Aku tak bisa membalas perasaanya.. aku,, aku terlalu mencintai Jessica,, cinta pertamaku dan aku juga ingin menjadikannya cinta terakhirku..

 

“Ppany,,,” panggil seseorang yeoja dibelakangku.

Aku menolehkan pandanganku padanya,,

‘Jessica..’ lirihku.

Ia menghampiri Tiffany yang sedang berada dalam pelukanku,,

Tiffany pun melepaskan pelukanku.. menatap Jessica.

“Maafkan aku Ppany..” ucap Jessica menangis lalu memeluknya.

“Sica,, kau tak pernah salah apapun padaku,,” ucap Tiffany dalam pelukannya.

Tiffany pun melepaskan pelukannya,,

“Apa aku boleh meminta sesuatu pada kalian?” tanya Tiffany padaku dan Sica.

“Tentu saja,,” ucap ku dan Jessica bebarengan.

“Kalau begitu,,” ucap Tiffany lalu menggenggam tanganku setelah itu menggenggam tangan Jessica,,,

“Bersamalah.. kalian benar benar cocok..” ucap Tiffany menyatukan tangan kami berdua..(aku & Jessica)

“Dan aku harap kalian akan bahagia dan memberikanku ponakan yang lucu..” lanjutnya lagi.

“Mwo??” tanya kami bebarengan.

“Aku tau kalian saling mencintai,, karena itu.. aku ingin kalian bersama,,,” jawab Tiffany lalu pergi meninggalkan kami berdua.

Aku menatap Jessica,,

“Jadi,,,” ucapku nervous.

“Apa yang dikatakan Ppany itu benar??” ucapku.

“Apa??” tanya Jessica..

“Ehmmm itu,,,” ucapku,

Ia tak menjawabku tapi langsung memelukku dan

 

~Chu~

Kami kembali berciuman untuk kedua kalinya,, kali ini Jessica menautkan tangannya dileherku,, kami berciuman hingga nafas kami tersenggal, sesaat setelah kami melepaskan ciuman kami..

“Saranghae Jessica Jung…” ucapku,,

“Nado saranghae Kwon Yuri..” balasnya..

~To Be Continue~

Woohhooo,, mana RS mana??? Tadinya pen jadiin lagi Yulti Cuma kesian sama RS *lol

Akhirnya YulSic bersatu juga kkeke~ semua kembali pada cinta pertama mereka masing masing.. ffufufufu..

Ahh tunggu lanjutannya,, tadinya juga saya mau bikin ini OneShoot Cuma kepanjangan kkeke~

Pay pay….. –chu-

Advertisements

70 thoughts on “FIRST LOVE [1/2]

  1. Annyeong,,,,,,

    Wwaaah,,, Yoong mnghianati Sica , udh gtu pura” kgak knal,,,ckckck

    Wwaaah,,, Ksian Ppany dah ,,, U,u
    Tpi bgimna cnta tak bisa d paksakan,,,, *ciaaat*
    Tpi aseeeek,,, akhirnya YulSic bersatuuu,,MERDEKAA(?

    Msih lanjuttt,,, d tunggu,,,
    SEMANGAAAAAAT

  2. Klu smpe yg jdi Yulti siap2 aja lho thor d pangang idup2 ma RS trmsux Q jga ikut bakar2 author ..
    Xeexeexee …
    Uhhh cinta segi tiga nie Yulsic +fany ..
    Fany ma taeng aja ea ..
    Xeexeexee ..
    Lanjut …

  3. kyyaaa cieee yulsis kisseu udh end in ajh .. jngn d perpnjangg . klo d prpnjng ntar gmn klo ada org ktiga antra yulsic?? heheee

    1. gakan cuma tinggal se Shoot lagi ko kkeke~

      ga akann,, uda insap saya gakkan bikin orang ketiga diantara yulsic,, palingan Dey yang jadi orang ketiganya.. kkeke~

  4. *tabur kembang 7 rupa* \(^o^)/ asek asek hoy
    tenang Ppany, aku pelet dulu si Taetae biar dia jauh-jauh dari si item Ginger dan terpikat padamu eeaa lol
    ebuset -____- Jung jenong, lu napsuan banget

  5. sekarang giliran ppany yg rela mengorbankan perasaannya demi dua sahabatnya yg saling mencintai
    mudah2an ppany dgn taeyeon

  6. Chuuu—-akhirnya yulsic kembli bersama. mksh fanyah,,,, 🙂
    dah fanyah cri yg lain jah spa tw ketemu taengo nt hehe

  7. Jadi jeti sahabat atau adik kaka disini?
    Jadi yulsic sama2 cinta pertama? Ciye2 😍
    Ihh yoong ko jahat sih nyakitin sica 😒

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s