LOST STARS [CHAPTER 2]

LOST STARS

CAST: Kwon Yuri, Jessica Jung, find on story.

GENRE: Gender-Bender

Writer: flyulsic(Dey)

CHAPTER 2

Copyright © 2014 flyulsic (www.keepdreaming97.wordpress.com)

Gue saranin sambil dengerin lagunya Love is… ost nya the heirs 🙂

Normal POV

“Maaf aku telat..”

“Tak apa. Kau ingin makan apa sicababy?” tanya Yul pada Jessica yang baru saja datang.

“Eumm… samakan saja denganmu Yul.”

“Ahh.. baiklah..”

Yul pun memanggil waiter dan memesankan pesanannya.

“Aku merindukanmu…” ucap Yul setelah waiter pergi, sambil menunggu makanan, Yul mencoba untuk membuka percakapan mereka.

Jessica tersenyum melihat Yul,

“Nado..” ucap Jessica.

“Aku sudah menanda tangani proposal yang kau berikan..”

“Ne, Kwanghee sudah memberi tahuku.. Gomawo Yul”

“Itu bukan apa-apa… minggu depan kau sudah mulai pemotretan kan?” balas Yul sambil tersenyum.

“Ya.. dan ada beberapa pembukaan boutique di cina, aku harus menghadirinya..”

“ahh ya…”

Tak berapa lama makanan yang mereka pesan pun datang.. Yul dan Jessica makan dengan hening, mereka sibuk dengan pemikiran mereka masing-masing..

“Kau sudah selesai Sicababy?”

“Yea, aku sudah.. aku ke toilet sebentar Yul..”

“Okay..”

Jessica pun beranjak menuju toilet, ia tak sengaja meninggalkan handphone nya di meja. Yul yang melihat itu dengan sengaja membukanya..

‘Bahkan kau menggunakan gambarnya untuk wallpaper-mu sica…’ ucap Yul sedih ketika melihat wallpaper handphone sang kekasih yang lebih memilih untuk menggunakan gambar orang lain ketimbang gambar mereka berdua atau setidaknya gambar Jessica sendiri.. ini benar-benar menyiksanya.. ini terlalu sakit untuk Yul menahanya sendiri.

Tak berapa lama Jessica telah kembali dari toilet, Yul segera menyimpan handphone Jessica kembali ketempat semula.

“Kau sudah selesai?” tanya Yul.

“Yea.. apa aku membuatmu menunggu terlalu lama?” tanya Jessica yang kemudian duduk didepan Yul.

“Tidak.. sudah kubilang, sekalipun kau pergi satu tahun… aku akan tetap menunggumu Sicababy…” balas Yul.

“Selalu seperti itu.. cheezy. “

“Ahh Sicababy.. aku harus segera kembali kekantor, tak apa aku tak mengantarmu pulang?”

“Tak apa Yul, aku bisa pulang sendiri..” balas Jessica.

“Ahh okay, kalau begitu aku pergi sekarang Sicababy,, maafkan aku.. ada rapat penting, aku tak bisa mengantarmu..” Ucap Yul kemudian mengecup kening Jessica.

“Tak apaa Yul, aku pastikan aku akan baik baik saja.. okay?” balas Jessica.

“Okay okay.. Sampai jumpa nanti Sicababy-ku.. aku mencintaimu..” Ucap Yul kemudian pergi dari hadapan Jessica.

“Sampai jumpa Yul..”

“Sica maafkan aku, aku terlambat..” ucap seseorang saat baru saja ia sampai di cafe tersebut.

“Tak apa Oppa… aku juga baru saja sampai..” balas Jessica dengan senyumnya.

“Jeongmal?”

“Ne.. oppaa..” balasnya.

“Baguslah kalau begitu..” ucap orang tersebut kemudian mengacak rambut Jessica.

“Yahh oppa… kau merusak tatanan rambutku..” Ucap Jessica mempoutkan bibirnya.

“Kkk… kau tetap cantik sica-ahh.. meskipun rambutmu berantakan seperti ini..”

“Donghae Oppa!!! Jangan menggombali ku…” Jessica masih mempoutkan bibirnya.

“Ya.. akutak menggombalimu, aku megatakan yang sejujurnya padamu sica-ahh..”

“Aku mencintaimu.. Sica..” lanjutnya.

“Ne?”

“Aku mencintaimu Jessica Jung… sangat mencintaimu…” ulang Donghae padanya.

“Kau bercanda kan oppa..” Jessica tersipu, pipinya bersemu merah tat kala donghae mengatakan cinta padanya, setidaknya cinta Jessica pada donghae tak bertepuk sebelah tangan.

“Apa aku seperti sedang  bercanda?” tanya Donghae.

“Jessica, dengar aku… aku mencintaimu… sangat mencintaimu.. aku tak peduli kau sudah memiliki kekasih.. yang jelas, aku sangaaaat sangaat mencintaimu.. kau mau kan.. menjadi kekasihku?” lanjut Donghae dengan serius.

Jessica menganggukkan kepalanya, dengan perlahan Donghae mendekatkan wajahnya pada wajah Jessica, bersiap untuk menciumnya…

“Aishhh sepertinya dompetku tertinggal direstaurant… eumm,,, apa tidak apa-apa jika kutinggalkan mobilku sebentar disini? Aku akan kembali setelah mengambil dompetku..” ucap Yul pada petugas pengisi bahan bakar.

“Ahh ya tak apa-apa tuan, anda bisa memarkir mobil anda disana, apa saya boleh meminta kartu identitas anda? “

“Aku lupa membawanya, maksudku semua kartu dan uangku ada didompet, dan dompetku tertinggal di restaurant tak jauh dari sini..”

“Ahh begitu ya?”

“Tunggu sebentar, aku akan kembali”

“Baiklah kalau begitu..”

Yul pun dengan terburu-buru pergi ke restaurant yang sebelumnya ia kunjungi bersama Jessica, tak lama setelah ia sampai disana.. ia dikejutkan dengan kekasihnya sedang bersama dengan orang lain.. Yul pun dengan marah menghampiri dua orang tersebut.

“B******K!!” teriak Yul. Dua orang yang tengah asik memagutkan bibirnya dengan cepat melepaskan pagutan bibir mereka.

“Yul!” teriak Jessica padanya.

“KAU!! B******K!! APA YANG KAU LAKUKAN DENGAN KEKASIHKU?!”

*BUGH*

Yul memukul rahang lelaki yang sebelumnya mencium kekasihnya tersebut.

“YUL!! APA YANG KAU LAKUKAN??” tanya Jessica mencoba melindungi lelaki itu.

Yul melemah, ia mendengar Jessica berteriak padanya hanya untuk membela laki-laki brengsek itu? Oh ayolah Kwon Yul, kau juga tau Jessica memang mencintai lelaki bajingan itu..

“Sica… kau bertanya padaku? Apa yang aku lakukan? Oh sica…. harusnya aku yang bertanya padamu.. APA YANG KAU LAKUKAN?!”

Jessica sedikit kaget karena Yul berteriak padanya, ini pertama kali ia melihat Yul semarah ini.. Jessica terdiam, ia tahu ia salah.. ia memilih terdiam dan menerima apa yang akan terjadi selanjutnya,,, ia rela jika Yul menampar ataupun menghajarnya, asal jangan Donghae.. Donghae oppa tak salah apa-apa menurutnya.. ini semua salahnya, seharusnya ia jujur pada Yul.. seharusnya ia mengatakannya pada Yul,, mengatakan jika ia tak mencintai Yul. Ia hanya mencintai Donghae Oppa dan akan tetap seperti itu…

Yul menatap Jessica yang hanya terdiam.. baiklah.. kali ini ia benar benar menyerah… ia harus segera melepas Jessica sebelum Jessica tersakiti olehnya terlalu jauh..

“Baiklah… temui aku nanti sore, ada yang harus aku katakan padamu….  Jessica…” ucap Yul tenang, kemudian ia beranjak mencari dompetnya dan segera keluar dari restaurant itu.

“Ada apa?” tanya Jessica dingin.

Yul yang sudah menunggu nya –cukup lama- hanya tersenyum getir menatap Jessica dengan serius.

“Ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu,,,” ucap Yul serius.

Dibalik wajah dingin yang Jessica tunjukkan pada Yul ia menyembunyikan hatinya yang berdegup dengan kencang dan gugup.. mesikpun ia tahu apa yang akan Yul katakan padanya, ia tetap saja merasa takut dan….. sedih? Oh Jessica… ayolah,, kau yang menginginkan ini semua kan?

“Maafkan aku…” lanjut Yul dengan serius, ia menatap Jessica sebentar kemudian memalingkan wajahnya menatap kedepan.

“…”

“Harusnya aku sadar… kau tak pernah menginginkan ini semua…. hubungan kita… dan aku…”

“…”

“Kau tak pernah menginginkan aku ada dalam kehidupanmu… aku tahu.. aku terlalu egois.. aku tak memikirkan perasaanmu… aku hanya ingin kau bersamaku… hanya aku…”

“…”

“Tapi… kejadian tadi menyadarkanku…..” Yul menarik nafasnya.

“…”

“Aku tak akan bisa terus seperti ini… memaksamu terus bersamaku… ragamu memang bersamaku… tapi tidak dengan hatimu…. Aku tahu Jessica… kau tak akan pernah mencintaiku…  maafkan aku… aku terlalu memaksamu….”

“…”

“Terkadang aku berpikir, cintaku akan membuatmu terbiasa… terbiasa denganku.. dengan cintaku… dan dengan semua kasih sayangku… tapi aku salah…  cinta tak akan pernah datang dengan terbiasa,,, tapi hati kita yang akan menuntun kita pada cinta… seseorang yang kita cintai…”

“…”

“Aku menyerah Jessica… aku harus melepasmu, kau sudah banyak tersakiti olehku… tsk… aku memang bodoh… aku memang brengsek… aku mohon maafkan aku… aku harap kau bahagia dengannya….” Yul beranjak dari duduknya.

“…”

“Tapi… satu hal yang ingin aku beritahukan padamu….”

“Aku mencintaimu Jessica, dan akan tetap terus mencintaimu… sampai kapanpun… dan… meskipun kau bukan milikku… lagi……”

“Terimakasih untuk segalanya…. “ Ucap Yul kemudian pergi meninggalkan Jessica yang masih terdiam ditempatnya.

Jessica masih tetap berdiri ditempatnya, ditaman yang menjadi saksi kisahnya.. kisah cintanya… seolah seperti mengerti keadaan hatinya yang sedang tak menentu.. hujan turun dengan begitu derasnya…

Seharusnya Jessica tak merasakan perasaan ini… seharusnya ia senang jika akhirnya Yul melepasnya dan merelakannya dengan laki-laki pilihannya… tapi mengapa? Mengapa ia merasa sakit… hatinya sakit… hatinya ingin memberontak.. membawa raganya untuk berlari menyusul laki-laki yang beberapa saat lalu masih ada dihadapannya… ia ingin memeluknya.. memintanya untuk tetap tinggal bersamanya… tapi disisi lain… ia tak bisa… ini yang ia inginkan dari awal.. tapi mengapa… mengapa saat semua ini terjadi.. hatinya begitu sakit… hatinya sangat sakit…

Ia membiarkan hujan membasahi seluruh tubuhnya, berharap hujan dapat menghapus semua lukanya yang tengah ia rasakan… ia melemah dan akhirnya,, airmata yang ia tahan untuk tak turun pun mendesak keluar dari matanya bersamaan dengan air hujan yang menerjang tubuhnya…

“Kenapa?” gumamnya.

Ia sudah tak dapat berkata-kata… ia bingung.. ia tak tahu harus berbuat apa… ini terlalu menyakitkan… membuat hati dan otaknya tak bisa menyatu… hatinya menginginkan Yul untuk tinggal tapi otaknya mengegoiskan dirinya untuk berbahagia tanpa Yul disisinya…

“Apa… aku mencintainya?” tanya Jessica pada dirinya sendiri sebelum akhirnya ia tak sadarkan diri.

-To Be Continue-

Jangan pada galauu ya :” tapi gue aja yang nulisnya galau gewlaaa…. wkwkwkwkwk.. datang datang bawa ginian ya? Biarin lah… gue lagi pengin jadi penulis jahad…. pusing baik mulu… muahhaha seeya!

Ohiya gue mau ngepost oneshoot rated yang pasti bakal di protect, yang mau pw nya yang jelas harus komen dulu disini i mean.. di part ini.. terus kirim id kalian keeeee twitter sama fb aja  ya? Yang ga komen… no sorry.. gue ga kasih.. ada beberapa id yang kemaren kena blacklist di gue.. no sorry gue ga akan kasih kalian(yang kena blacklist) pw nya muhehe…

-sorry dumoriii kemaren laptop rusak.. ga sempet ngepost-

Advertisements

56 thoughts on “LOST STARS [CHAPTER 2]

  1. Yes… sica udah ngerasain benih2 cinta sama yul… yeyeyeye tenang sica yul oppa akan selalu menunggumu koq.. gak bakal dy ninggalin kamu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s