IN THE MIDDLE OF BREAKUP 3

 

*BRAK*

“KWON YURI!!!!”

Tiffany membuka pintu kantor Yuri dengan keras, ia lantas menghampiri Yuri yang sedang fokus pada layar komputer didepannya.

“Tiffany ? Apa yang kau lak-”

*BUG* tanpa menunggu Yuri menyelesaikan pertanyaannya, Tiffany langsung menghujani Yuri dengan pukulan pukulan ke kepala Yuri dengan tasnya.

*Pak*pak*pak*
“YA! Ouch! Yah! Ya! Ouch!”

“YA! YURI-AH! KAU HARUS SADAR!” tanpa menghentikan pukulannya, Tiffany terus memarahi Yuri yang tak tahu apa apa 

“Ppany-ahh ppany-ah…” Taeyeon yang datang dengan nafas nya yang tersenggal senggal karena ia berlari mengejar Tiffany pun memeluk kekasihnya itu. 

“Tenang Ppany-ahh… tenang”

“YA!! APA MAKSUDMU ? KENAPA KAU MEMUKULKU ?!” Marah Yuri menunjuk Tiffany yang kini ada di pelukan Taeyeon.

Taeyeon mengisyaratkan Yuri untuk diam, sebelum sesuatu yang lebih buruk terjadi karena kekasihnya ini.

“KAU MASIH BERTANYA PADAKU ? TSK. ”

Tiffany menyingkirkan Taeyeon yang sedang memeluknya ia kembali mengguncang tubuh Yuri, berharap laki-laki itu akan sadar.

*Slap* “Apa yang kau lakukan pada Jessie ?” Tiffany menampar Yuri. Mendadak wajah Yuri berubah jadi dingin. 

“Aku tidak mengerti apa yang kau katakan. Jika kau hanya ingin menanyakan sesuatu tidak penting, kau bisa keluar sekarang. Aku sangat sibuk.” Ucap Yuri yang kembali fokus pada laptop nya. Tiffany mengepalkan tangannya. 

*BUGH*

“Ppany-ahh… ” Taeyeon mencoba menahan Tiffany yang baru saja memukul Yuri hingga tersungkur dari kursinya.

“Dasar bodoh!! Kenapa Jessie harus jatuh cinta pada makhluk seperti kau Yuri!!”

“Jessie menangis karena kau!! Dan kau meninggalkannya begitu saja ?! kau memang seorang pengecut! Harusnya aku menahan dia waktu itu agar dia menolakmu!”

Tiffany baru saja akan pergi tapi suara Yuri menahannya.

“Kenapa kau harus menyalahkanku ? Dia bahkan sudah punya kekasih baru…” ucap Yuri.

Taeyeon mengusap punggung Tiffany, agar kekasihnya itu tak hilang kendali. Memang butuh kesabaran ekstra untuk menghadapi Yuri dan ke-keras kepala-annya.

“APA KAU SEBODOH ITU UNTUK PERCAYA DIA SUDAH MEMILIKI KEKASIH BARU ?!”

“DIA YANG MENGATAKANNYA SENDIRI TIFFANY!! DIAA!!”

“AKU BAHKAN BERENCANA UNTUK MELAMARNYA. TAPI NYATANYA ?!DIA BERSAMA LAKI LAKI LAIN…”Lanjut Yuri.

Taeyeon dan Tiffany sama sama terkejut.

“Apa yang barusan kau katakan ?” Tanya Taeyeon. 

“Kau? Melamar ? Siapa ? Jessie ?” Lanjut Tiffany. 

Yuri duduk dikursinya, ia mengambil nafas dalam dalam. Ia mulai menceritakan semuanya pada Tiffany dan Taeyeon. Ide dan rencananya melamar Jessica. 

*pak*

“Kenapa kau senang sekali memukul kepalaku!” Ucap Yuri saat Tiffany kembali memukul kepalanya.

“Kau memang bodoh Kwon Yuri!”

Taeyeon mengangguk setuju. “Asal kau tahu, Jessie tidak pernah memiliki kekasih selain kau Yuri.” Lanjut Tiffany.

“Tapi dia sendiri yang mengatakannya…”

“Dan kau mempercayainya ?!”

“Aku percaya karena dia keka…” Yuri menghentikan ucapannya mengingat kini ia dan Jessica bukan sepasang kekasih lagi.

“Sungguh Yul, Jessie tidak memiliki kekasih selain kau..”

“Tapi, laki laki itu …” 

“Biar kutanyakan pada Jessie, nanti. Sekarang. Kau harus memperbaiki hubunganmu dengan Jessie.”

“Aku tidak habis pikir… Kenapa Yuri begitu bodoh”

“Ppany-ahh, sayang, bisakah kita tidak membicarakan mereka ?” Taeyeon menghentikan makannya saat ia mendengar Tiffany mengomel sambil meminum juice strawberry miliknya. 

“Tidak.. aku hanya kesal saja pada Yuri..”

“Sayang. Biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka. Yuri dan Jessica sudah dewasa, sama seperti kita.”

“Taetae-ya.. aku senang melihat Jessica akhirnya akan dilamar Yuri. Walaupun, ia dilamar si hitam kwon.. ” ucap Tiffany tiba tiba sambil menangkupkan tangannya pada pipi.

“Apa kau mempercayai si hitam Kwon ?” Tanya Taeyeon,kemudian menggenggam tangan Tiffany.

“Tentu saja! Dia adalah temanku dan kekasih sahabatku. Aku harus mempercayainya.mungkin sebelumnya, dia masih mencari seseorang yang tepat. Makanya dia menjadi player” Tiffany tersenyum.

“Tapi aku mempercayainya.!”

Taeyeon terdiam. Masih menggenggam tangan Tiffany, mengusapnya lembut.

“Tae… ada apa ?” Tanya Tiffany melihat mimik muka Taeyeon yang berubah menjadi serius.

Taeyeon meraih handphone nya dan menunjukkan foto seseorang.

“Nana, sudah kembali…” ucap Taeyeon khawatir.

Tiffany melihat foto itu dengan tidak percaya. 

Dua hari telah berlalu dari kejadian Tiffany melabrak Yuri dikantornya.

Yoona dan Sooyoung kini sedang menatap Yuri dengan ekspresi memohonnya.

“Oh. Ayolah Syoo.. Yoong.. bantu aku sekali ini saja…” ucap Yuri serius. 

“Apa yang kau akan tawarkan pada kami sebagai imbalan ?” Sooyoung menatap Yuri dengan tatapan menyelidik sambil memakan cornchips miliknya.

“Apa kau sedang meminta imbalan padaku?”

*bug*

Yoona melempar bantal sofa berbentuk persegi yang sedari tadi didekapnya.

“Ya!”

Yoona menatap Yuri. 

“Tentu saja Yuri oppaku yang pintar. Tidak ada yang gratis didunia ini.” Yoona memasang wajah imutnya dengan sarkastik.

“Yah kau meminta imbalan pada sahabatmu huh ? Kau juga Yoong ? Kau ini adikku!!” Yuri menunjuk Sooyoung lalu Yoona.

“Business is Business” jawab Sooyoung yang mendapat anggukan Yoona. 

“Ok. Fine. Aku akan mentraktir kalian makan selama satu bulan! Deal?”

“Dua bulan! Deal.” Jawab Sooyoung.

“Aku setuju. Dan mengantar jemputku ke kampus.” Tambah Yoona. 

“Apa?! Itu berlebihan! Lagipula aku hanya meminta kalian untuk memantau Jessica dan mempersiapkan surprise untuknya…”

“Terserah kalau oppa tidak mau. Aku tidak memaksa..”

Sooyoung mengangguk setuju, Yoona dan Sooyoung pura pura akan beranjak dari duduknya tapi tertahan oleh suara Yuri.

“Oke. Deal!” Ucap Yuri.

Mereka bertiga pun saling berjabat tangan dengan senyum kemenangan diwajah Sooyoung dan Yoona.

“Jadi kita mulai dari mana ?” Tanya Yoona yang kini sedang mengamati Jessica yang baru keluar dari kantornya.

“Entahlah. Apa kita perlu melakukan ini ?” Tanya Sooyoung malas.

“Ahh… aku sangat lapar…” ucap Yoona menyandarkan badannya di kursi mobil milik Sooyoung.

Sooyoung menatap Yoona, mereka saling bertatapan dan tersenyum ‘memikirkan hal yang sama’ Yoona mengangguk dan tanpa pikir panjang, Sooyoung langsung menancap gas mobilnya mereka melesat kencang menuju tempat tujuan mereka.

“MAKAAAAAAANNNN” Teriak Yoona dengan bahagia.

Yuri sedang menatap foto – foto yang ada diponselnya, ia terus melihat foto tersebut satu persatu. Album foto diponselnya hanya menampilkan satu orang, gadis dengan rambut kecoklatan, ia tersenyum melihat berbagai ekspresi dari gadis yang sangat ia sayangi itu. 

***flashback

“Ssst… ” Yuri melempar kertas kecil pada gadis yang kini duduk didepannya, serius memperhatikan guru yang sedang mengajar.

Gadis itu berbalik yang dibalas Yuri dengan senyum manis yang dibuat-buat membuat gadis itu mual. Yuri menyuruhnya untuk mengecek kertas kecil yang dilemparnya tadi.

    ‘Temani aku jalan nanti!’ Tulisnya, membaca permintaan Yuri yang terbaca seperti perintah itu membuat sang gadis mengabaikannya. Tanpa kehabisan akal,Yuri terus mengganggu gadis itu, menendang pelan kursinya dari bawah meja sampai bunyi bel istirahat tiba. Guru pun mengakhiri penjelesannya dan segera keluar kelas.

“Ya! Kwon Yuri! Bisakah kau berhenti menggangguku ?!”

Yuri menarik gadis itu tanpa menghiraukannya.

“Ikut aku” ucapnya sambil terus menyeret gadis itu.

Gadis itu tiba-tiba menghentikan langkahnya dengan tangan yang masih diseret Yuri membuat Yuri juga berhenti.

“Ada apa ?” Tanya Yuri. 

“Aku tidak mau ikut!” Ucapnya.

“Mwo?!”

“Kau pergi saja sendiri! Aku tidak mau ikut!” 

“Ya! Jessica Jung! Apa kau lupa, apa yang sudah aku lakukan untukmu ?” Tanya Yuri pada gadis itu.

“Ya! Kau hanya menolongku! Lagipula itu sudah satu tahun yang lalu! Kenapa kau masih memanfaatkanku?!” Kesal Jessica.

“Kau tidak lihat ?! Hidungku ? Lihat ini lihat! Masih patah karena apa? Karena menolongmu!” Ucap Yuri yang membuat Jessica tak bisa melawannya lagi. Mau tak mau Jessica harus mengikuti Yuri.

Jessica dan Yuri bukanlah sepasang kekasih, Alasan mengapa hidung Yuri patah adalah karena pada suatu hari ia menolong gadis itu yang sedang diganggu para preman di halte bus,dengan sok jagoannya Yuri menghajar tiga preman mabuk yang mengganggu Jessica,walaupun akhirnya ia harus babak belut juga. Dari situ, Jessica merasa sangat berterina kasih pada Yuri, dan dengan tidak tahu dirinya, Yuri malah memanfaatkan Jessica, menyuruhnya ini itu dan jika Jessica menolak, Yuri akan selalu beralasan jika tulang hidungnya patah karena menolong gadis itu.

Kini Yuri dan Jessica sedang berada di taman bermain di korea, mereka membolos sekolah demi ‘Yuri’.

“Ya!!Yuri kenapa kita harus kemari ? Aku ingin belajar!” Ucap Jessica.

“Tenang saja.. kita harus sedikit bersenang-senang Sica-ah”

“Apa kau bilang ?! Bersenang-senang ? Kau gila?! Kita ini siswa tingkat akhir Yuri! Sebentar lagi kita akan menghadapi ujian akhir Dan kau bilang bersenang senang ?!”

“Ya! Kau ini kenapa selalu marah marah padaku ?! Tenang saja! Ujian akhir bukan hal yang perlu kau khawatirkan” Yuri kembali menarik Jessica menuju wahana wahana yang ada disana.

“Woah! Aku sangat senang” ucap Jessica saat mereka baru saja menaiki wahana perahu yang membawa mereka melihat lihat berbagai boneka didalamnya.

“Kau senang ?” Tanya Yuri tersenyum.

“Ya. Senang” Jessica tidak bisa menyembunyikan senyumnya. 

*cekrek* Yuri memotret Jessica dengan hpnya tanpa Jessica ketahui.

‘Manis’ ucapnya dalam hati. Ia tersenyum melihat Jessica yang sedang tersenyum.

“Sica-ah! Kau mau es krim ? Aku yang traktir!” Ucap Yuri.

“JOAH!” Jessica langsung lari menuju kedai es krim tak jau dari mereka berdiri, seharian itu mereka menghabiskan waktu berdua. Menaiki beberapa wahana melupakan sejenak stres mereka dengan urusan sekolah. Hidup dengan sebebas – bebasnya tak memikirkan hari esok hingga larut malam.


Flashback end***



                      -To Be Continue-

Advertisements

8 thoughts on “IN THE MIDDLE OF BREAKUP 3

  1. fany galak nya muncul kwkwkw. ternyata mantannya yul si nana tho. dan dia muncul disaat yul udah niat baikan sama sica , duhh

  2. Haha fany mukulnya nggak tanggung2, pkulin aja smpai yul sdar dri kebodohannya 😂, serumit apapun konfliknya smoga yulsic ttap brsama hehe

  3. yeayy akhirnya di update juga nih ff 🙆
    wahh itu SooNa mentang-mentang yul lg butuh bantuan,seperti memanfaatkan situasi yaa,istilah lainnya sih mengambil kesempatan dalam kesempitan :v
    ppany kl marah mengerikan yaa,untung taeng cepat datang, wah kl gak buru-buru ditenangin bisa abis tuh yul ..
    Kira-kira rencana yul berhasil gak ya? penasaran ~~
    Tapi kayaknya di part-part selanjutnya ,konflik yulsic makin complicated deh, gak mungkin kan masalah nya selesai gitu aja, ini kan baru part awal . Itu sih sekadar tebakan ku saja.
    Ya penting nanti yulsic happy ending deh 😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s